Senin, 04 Mei 2015

Riwayat Hidup Dalai Lama Kedua Belas

DALAI LAMA KEDUA BELAS

Trinley Gyatso (26 Januari 1857 – 25 April 1875), juga disebut Trinle Gyatso dan Thinle Gyatso, adalah Dalai Lama Tibet ke-12. Trinley Gyatso dinobatkan penuh sebagai Dalai Lama pada tanggal 11 Maret 1873. Ia memperoleh nama Gendun Drubpa dari kepala biara Narthang. Pada usia 20 tahun, ia menjadi murid Tsongkhapa. 


Sama seperti Dalai lama kesebelas, Beliau begitu peduli dengan makhluk hidup dan menyebarkan ajaran Tantrayana. 

Dalai lama Pertama

DALAI LAMA PERTAMA

Gendun Drup, juga disebut Gendun Drub dan Kundun Drup (1391–1474) dianggap sebagai Dalai Lama Tibet pertama, yang dipercaya sebagai reinkarnasi dari Chenresig (bahasa Sanskerta: Avalokiteshvara), Bodhisattva Kepedulian.
Gendun Drup lahir di Gyurmey Rupa, dekat Sakya di wilayah Tsang, Tibet, putra dari Gonpo Dorjee dan Jomo Namkha Kyi, penduduk suku yang nomaden. 


Beliau depercaya sesebagai pencetus atau orang pertama dari generasi dalai lama dalam ajaran Tantrayana. 

Riwayat Hidup Tao-An

TAO-AN

Riwayat hidup Tao-An penyumbang jasa terbesar bagi Buddhism bahasa Mandarin, dengan memastikan kebenaran ajarannya. Beliau menginginkan adanya suatu kehidupan yang lama untuk mengenal dan mengetahui ajaran yang agama Buddha, sejak saat itu banyak Bhiksu dan orang suci datang ke Tiongkok dari India dan Asia Tengah untuk menterjemahkan Sutra.

dari para Bhiksu tersebut, Tao-An mendengar nama Kumarajiva seorang Bhiksu terkenal dan akhirnya Tao-An bertemu dengan Kumarajiva, tetapi karena banyak kesulitan dalam perjalanan pulang, tidak tiba di Chang An hingga 16 tahun setelah Tao-An wafat. kemudian Tao-An mendapatkan pengikut yang banyak dan menjadi pelopor penyebar ajaran agama Buddha dan menyaragamkan jubah para Bhiksu seperti di India.


Riwayat Hidup Aryadeva

ARYADEVA

Aryadeva dilahirkan di Srilangka (Ceylon) dan menjadi murid Nagarjuna. Beliau berkelana keberbagai negara dan membantu gurunya untuk mengajarkan ajarannya. Karyanya yang paling dikenal adalah Catuh-Sankata dan Aksara-Satakam. 


Dalam petualangannya Aryadeva menyebarkan ajaran Nagarjuna yang djarkan dalam aliran Madhyamaka dan Cittavisuddhi-Prakarana. Beliau juga seorang pendebat yang luar biasa.

Riwayat Hidup Shantideva

SHANTIDEVA

Riwayat hidup Shantideva  dijelaskan sebagai seorang cendekiawan Buddhis yang berasal dari India pada abad ke-8. Ia adalah cendekiawan Universitas Nalanda dan seorang penganut filsafat Prasangika Madhyamaka.
Sekte Madhyamika Tiongkok, Chan Ssu Lun mengidentifikasi dua individu yang berlainan atas nama "Shantideva", yang pertama adalah Shantideva yang merupakan pendiri Sangha Avaivartika pada abad ke-6 dan satu lagi adalah Shantideva yang menempuh studi di Universitas Nalanda pada abad ke-8, Shantideva yang kedua inilah yang muncul dalam berbagai sumber biografi tibetan. Kutipan penemuan ini bisa dilihat di Banglapedia: National Encyclopedia of Bangladesh, situs yang dikembangkan oleh Asiatic Society of Bangladesh, atau bisa juga merujuk ke Bodhicaryavatara Historical Project, Proyek riset akademik yang bermulai dari Mahabodhi Sunyata Seminary di Tarragona, Spanyol.
Shantideva lahir di Bodhgaya utara. Ayahnya bernama Gyelwey Gocha (Rompi baja pemenang), ibunya bernama Vajrayogini. Shantideva lahir dengan berbagai pertanda menakjubkan, dengan nama kecil Shiwe Gocha (Rompi baja perdamaian) Semasa kanak-kanak dia sangat menghormati kedua orang tuanya, dan teman-teman sepermainanya juga sangap respek kepadanya karena sikap dan sifatnya yang sangat luhur. Ayahnya meninggal dunia untuk menunjukkan bahwa semua makhluk mengalami ketidakkekalan, dan kemudian hari realisasi Shantideva atas ketidak-kekalan dan kematian semakin berkembang.
Ketika sang ayah meninggal, dia tidak punya pilihan lain kecuali menerima tampuk raja. Ia tidak bisa menolak, oleh karena itu ia menerima untuk naik tahta raja. Satu malam sebelum upacara, Manjusri muncul dalam mimpinya dan mengatakan: “Anda akan duduk di tahtaku. Anda adalah muridku. “ Bagaimana serorang murid dan guru duduk di tahta yang sama?


Shantideva sangat terkenal atas karyanya yang berjudul Bodhicaryavatara (kadang disebut Bodhisattvacaryavatara). Versi terjemahan bahasa Inggris bisa ditemukan di dunia maya, begitu juga banyak tersedia publikasi versi cetakan. Sungguh sebuah puisi panjang yang menjelaskan proses bertahap menuju pencerahan sempurna sammsambuddhadan hingga saat ini masih menjadi topik pembelajaran Mahayana dan Vajrayana.

Riwayat Hidup Asvaghosa

ASVAGHOSA


Riwayat hidup Asvaghosa diperkirakan sezaman dengan Raja Kaniskhka + tahun 100 M dan Beliau adalah salah satu pemimpin dan perintitis ajaran Mahayana. Beliau lahir dari keluarga Brahmana yang kemudian mengikuti ajaran Buddha. Asvaghosa adalah seorang Bhiksu aliran Sthavirava yang mendalami puja bhakti dan kemudian merasa cocok dengan ajaran Mahasanghika. Tempat kelahiran Asvaghosa di Seketa atau Ayodhya (sekarang Qudh) ibunya bernama Suvarnakshi. 


Menurut Vasubandhu, Asvaghosa membantu Katyayaniputra dalam mempersiapkan komentarian mengenai Abhidharma. Karya-karya Asvaghosa antara lain:
a. Buddha Carita
b. Saundarananda
c. Sariputra-Prakarana
d. Mahayana Shraddhotpada Sastra
e. Sutralankara
f. Lankavatara-Sutra-Sastra.  

Riwayat Hidup Mahadeva

MAHADEVA

Riwayat hidup Mahadeva adalah seorang guru suci agama Buddha dari sekte Mahasanghika. Beliau hidup sekitar abad 2 SM. Perpecahan para pengikut Buddha terjadi sekitar tahun 280 SM yaitu pada konsili (rapat sangha) ke II di Vesali. Terjadinya perpecahan Dharma dan Vinaya karena perbedaan pemahaman terhadap konsep Arhat (Arahat). Selanjutnya, Bhiksu Mahadeva memisahkan diri dan diikuti oleh sebagian besar Bhiksu yang kemudian dikenal dengan nama Mahasanghika. 

Awal terjadinya perpecahan inilah yang kemudian dikenal sebagai awal munculnya Sthaviravada dan Mahasanghika  yang kemudian dikenal dengan nama Mahayana dan Hinayana. Untuk itu, Mahayana mengakui bahwa Bhiksu Mahadeva merupakan sesepuh dalam Mahayana.