Rabu, 29 April 2015

Riwayat Hidup Dalai Lama Keenam

DALAI LAMA KEENAM

Riwayat Hidup Dalai Lama Keenam atau Tsangyang Gyatso lahir pada tanggal 1 Maret 1683 dan meninggal pada tanggal 15 November 1706 dan Beliau dinobatkan menjadi Dalai Lama pada usia 14 tahun.


Sama seperti Dalai Lama Kelima Tsangyang Gyatso juga memiiki kepedulian terhadap semua Makhluk dan memiliki banyak pengikut dan dianggap segai guru besar penyebar ajaran Tantrayana. 

RIWAYAT HIDUP DALAI LAMA KELIMA

DALAI LAMA KELIMA

Riwayat hidup Dalai Lama kelima atau Ngawang Lobsang Gyatso yang lahir pada tahun 1617 dan meninggal pada tahun 1682. Dengan dukungan Gushri Khan. Seorang penguasa Mongol dari Khokh Nuur, Dalai lama kelima mempersatukan Tibet.


Sama seperti Dalai Lama Keempat, Ngawang Lobsang Gyatso juga memiiki kepedulian terhadap semua Makhluk dan memiliki banyak pengikut dan dianggap segai guru besar penyebar ajaran Tantrayana.

Riwayat hidup Dalai Lama Keempat

DALAI LAMA KEEMPAT

Riwayat hidup Dalai Lama Keempat atau Yonten Gyatso lahir di Mongolia pada tanggal 30 bulan ke-12 tahun Kerbau dalam kalender Tibet dan pada tahun 1589 pada kalender Masehi. Dalai Lama keempat wafat pada tahun 1617. 




Sama seperti Dalai Lama Ketiga Sonam Gyatso juga memiiki kepedulian terhadap semua Makhluk dan memiliki banyak pengikut dan dianggap segai guru besar penyebar ajaran Tantrayana.

Selasa, 28 April 2015

Riwayat Hidup Dalai Lama Ketiga

DALAI LAMA KETIGA

Sonam Gyatso atau disebut juga Soinam Gyatso adalah orang pertama yang dianugerahi gelar Dalai Lama oleh penguasa Mongol Altan Khan. Walaupun Sonam Gyatso adalah orang pertama yang memegang gelar “Dalai Lama” tetapi belia adalah orang ketiga dalam garisnya maka beliau mamagang gelar Dalai Lama Ketiga. Beliau lahir pada tahun 1543 dan wafat pada tahun 1588.


Sama seperti Dalai Lama Kedua Sonam Gyatso juga memiiki kepedulian terhadap semua Makhluk dan memiliki banyak pengikut dan dianggap segai guru besar penyebar ajaran Tantrayana.

Riwayat Hidup Dalai Lama Kedua

DALAI LAMA KEDUA

Riwayat Hidup Gendun Gyatso Palzangpo yang lahir  di dekat Shigatse di Tanak, wilayah Tsang, Tibet Tengah pada tahun 1475 dan wafat pada tahun 1542 dipercayai sebagai reingkarnasi dari Gendun Drup atau Dalai Lama Pertama dan Beliau dipercaya sebagai Dalai Lama Kedua.


Sama seperti Dalai Lama Pertama Gendun Gyatso juga memiiki kepedulian terhadap semua Makhluk dan memiliki banyak pengikut dan dianggap segai guru besar penyebar ajaran Tantrayana.

Hsuan Tsang Bhiksu Terpelajar

HSUAN TSANG

Hsüan-tsang Bhiksu terpelajar, pelancong, dan penerjemah yang memberikan pengaruh terhadap interaksi antara China dan India di awal Dinasti Tang
Xuanzang lahir dekat Louyang,  henan   tahun 602 sebagai Chén Huī atau Chén Yī  dan meninggal tanggal 5 Februari 664 di Yu Hua Gong. Ia terkenal dengan perjalanan tujuh belas tahunnya ke India, yang mana dia berguru kepada beberapa guru besar, terutama di Nalanda. Ketika kembali ke Tiongkok, dia membawakan 657 teks dalam bahasa Sanskerta. Dengan dukungan kaisar, dia melakukan penerjemahan teks tersebut di Chang'an (sekarang Xi'an), menarik banyak murid dan kolaborator dari seluruh Asia Timur. Ia dikenal jasanya atas penerjemahan 1.330 skripsi ke dalam Bahasa Mandarin.


Tahun 637, Xuanzang meninggalkan Lumbini ke Kusinagara, tempat Sang Buddha meninggal, sebelum menuju ke barat daya Sarnath di mana Sang Buddha pernah memberikan khotbah pertamanya. Berjalan ke timur, pertama via Varanasi, Xuanzang mencapai Vaisali, Pataliputra (Patna) dan Bodh Gaya. Ia kemudian ditemani oleh bhikkhu lokal menuju Nalanda, universitas kuno yang terkenal di India, di mana dia menghabiskan waktu dua tahun di sana. Xuanzang mempelajari bahasa Sanskerta dan Yogacara ketika berada di Nalanda.

Raja Asoka Sadar

ASOKA 

Asoka yang Agung (juga Ashoka, Aśoka, dilafazkan sebagai Asyoka) adalah penguasa Kekaisaran Maurya dari 273 SM sampai 232 SM. Seorang penganut agama Buddha, Asoka menguasai sebagian besar anak benua India, dari apa yang sekarang disebutAfganistan sampai Bangladesh.
Nama "Asoka" berarti 'tanpa duka' dalam bahasa Sanskerta (a – tanpa, soka – duka). Asoka adalah pemimpin pertama Bharata (India) Kuno, setelah para pemimpin Mahabharata yang termasyhur, yang menyatukan wilayah yang sangat luas ini di bawah kekaisarannya, yang bahkan melampaui batas-batas wilayah kedaulatan negara India dewasa ini.


Menurut cerita legenda, satu hari setelah peperangan usai, Asoka menjelajah kota dan yang bisa dilihat hanyalah rumah-rumah yang terbakar dan mayat-mayat yang bergelimpangan di mana-mana. Hal ini membuatnya muak dan ia berteriak dengan kata-kata yang menjadi termasyhur: "Apakah yang telah kuperbuat?" Kekejian penaklukan ini akhirnya membuatnya memeluk agama Buddha dan ia memakai jabatannya untuk mempromosikan falsafah yang masih relatif baru ini sampai dikenal di mana-mana, sejauh Roma dan Mesir. Sejak saat itu Asoka, yang sebelumnya dikenal sebagai “Asoka yang kejam” (Canda Asoka) mulai dikenal sebagai sang “Asoka yang Saleh” (Dharmâsoka).